Pelatihan Peningkatan Minat Baca Anak Melalui Budaya Media Digital “KOMIK PENDIDIKAN” pada Siswa Sekolah Dasar Al-Qur’an di Kota Bandung

Pelatihan Peningkatan Minat Baca Anak Melalui Budaya Media Digital “KOMIK PENDIDIKAN” pada Siswa Sekolah Dasar Al-Qur’an di Kota Bandung

Komik merupakan suatu bacaan yang digemari oleh anak-anak dan remaja sejak dulu hingga saat ini dan saat ini komik dijadikan sebagai media pembelajaran. Hal ini disebabkan karena komik memiliki berbagai kelebihan, salah satunya mampu meningkatkan kemampuan membaca anak dalam menambah dan menguasai kosakata lebih banyak dibandingkan anak yang tidak menyukai komik. Maka nilai edukatif dengan menggunakan media komik tidak hanya diterapkan di rumah tetapi dapat diterapkan di pendidikan sekolah seperti yang dilakukan oleh Tim Dosen dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bisnis melalui kegiatan “Pelatihan Peningkatan Minat Baca Anak Melalui Budaya Media Digital “Komik Pendidikan” Pada Siswa Sekolah Dasar Alquran Di Kota Bandung.”

Penyuluhan ini dihadiri oleh para siswa dan guru dari Sekolah Dasar Alquran (SDQu) yang berjumlah kurang lebih 60 peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan ini. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini sangat terkait dengan media literasi mengenai komik pendidikan berbasis digital dan sebagian besar siswa SDQu sangat tertarik dengan konten materi yang disampaikan. Salah satu contoh konten komik pendidikan yang ditampilkan dalam kegiatan penyuluhan ini terkait dengan komik yang mengandung pesan moral dalam etika kesopanan anak terhadap orangtua. Dimana dalam ilustrasi komik yang disampaikan menceritakan perilaku kasar seorang ayah kepada anak-anaknya dalam menyuruh anak untuk melakukan hal yang sesuai kehendak ayahnya. Meskipun sang ayah memiliki perilaku kasar, tetapi anak-anaknya tetap harus sabar dan berperilaku yang baik kepada ayah mereka hingga suatu hari saat sang ayah sakit maka kelembutan hati anak-anaknya-lah untuk membantu kondisi ayah mereka dengan penuh keihklasan dan sang ayah menyadari kekeliruannya dalam mendidik anak-anak mereka.

Adapun pesan-pesan pengetahuan yang tercermin dalam kisah komik tersebut dapat dipahami dengan mudah oleh para siswa dan tidak kalah pentingnya bahwa komik tersebut disertai dengan gambar kartun yang menarik dan penuh warna sehingga mampu menarik minat baca anak untuk lebih banyak mencari komik-komik pendidikan yang berkualitas di media digital saat ini. Hal ini diharapkan mampu mengalihkan fokus anak bahwasanya internet tidak hanya untuk mencari hiburan semata tetapi dapat mencari pengetahuan yang lebih dalam mencari pesan-pesan moral yang mengarah pada rasa cinta dan kasih sayang kepada sesame manusia dan makhluk lainnya beserta pencipta-Nya.{:}

1 Komentar

  • Menurut pegiat literasi dari Universitas Airlangga untuk menumbuhkan minat baca masyarakat pada saat ini harus di landasi dengan kesadaran setiap individu untuk melakukan proses belajar atas inisiatif sendiri dan tidak bergantung pada orang lain. Selain itu, meningkatkan minat baca masyarakat dapat diupayakan melalui literasi informasi. Dia mengatakan, masyarakat perlu diberi stimulun dengan informasi-informasi yang tersedia dari berbagai sumber terpercaya. Sumber : http://news.unair.ac.id/2020/08/20/soal-minat-baca-masyarakat-perlu-menjadi-insan-pembelajar-mandiri/

    Ahmad Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *